BAHTERA
PENDIDIKAN
Oleh: Ahmad Bukhori
Dengarkanlah para
penuntut ilmu,
kepada ibu ilmu kau
‘kan bersimpuh,
dengarkanlah
kata-kata saktinya,
yang lahir dari
rahim sanubarinya.
ialah kunci pembuka
gerbang masa depan;
“Rendahkan hati dan
janganlah lupa diri,
di jalan yang
lurus sepenuh jiwa sepenuh hati,
ikhlas seperti
air jernih mengalir di jalannya sendiri,
seperti kapal
berlayar dengan sabar dan pasti,
untuk sesama ilmu
dan pengetahuan dicari.”
Layar t’lah terkembang,
bergegaslah ke
bahtera pendidikan,
‘kan kita selami
samudera ilmu,
dimana setiap
airnya adalah aksara,
tuk membaca rahasia
semesta,
Jika buih- buih itu
adalah angka,
agar tak gegabah
melangkah,
hitunglah lalu
kalikan dengan rasa,
kecerdasan dan keluhuran,
setajam sebijak
pisau lempar kesadaran.
Wahai para
pemangku kebijakan,
bahtera ini butuh
alat navigasi kurikulum,
agar tak tertinggal
terseok-seok,
atau mati lemas
tak berimbas,
terkubur
tenggelam karam.
Jika pendidikan
adalah bahtera,
dan kurikulum
adalah kompas navigasi,
maka nahkoda
harus menentukan rutenya,
agar masa depan
negara ini,
tidak tersesat terkubur
tenggelam kelam.
Saksi sendimen
logam terkubur tenggelam,
batu-batu terbujur
kaku menulis peradaban,
dari negeri nan
jauh cerdik pandai datang,
karakter para
pembelajar dibentuk ditempa,
diribuan tahun keemasan
nusantara silam.
Pemalang, 2 Maret 2025.
Tentang Penulis:
Ahmad Bukhori,
S.Sn.
Guru Seni Budaya
SMK Nusantara 1 Comal
Aktif teater Reakses
Tidak ada komentar:
Posting Komentar